naosistanbultravel.com

naosistanbultravel.com disini akan memberikan informasi berupa travel, hiburan, tekhnologi, otomotif, dan banyak lainnya.

Senin, 15 Oktober 2018

Cara Memilih Multivitamin Yang Cocok

Mengkonsumsi multivitamin nyatanya tak boleh sembarangan. Pemilihannya wajib sesuai dengan keperluan nutrisi tubuh Anda. Perhatikan hal-hal di bawah ini sebelum menentukan multivitamin yang cocok bagi tubuh Anda:

Cara Memilih Multivitamin Yang Cocok

Baca label dengan hati-hati
Label produk mengidentifikasi nutrisi disertakan serta jumlah yang terkandung dalam setiap porsi.

Dapatkan vitamin dasar serta mineral.  Hampir semua multivitamin mengandung vitamin serta mineral. Tergolong di antaranya: vitamin C, B1 (thiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), B6, asam folat (B9), B12, B5 (asam pantotenat), biotin, A, E, D2 alias D3 (cholecalciferol), K, kalium, yodium, selenium, borat, seng, kalsium, magnesium, mangan, molibdenum, betakaroten, serta besi.

Periksa persentase
Secara umum, pilihlah suplemen yang menyediakan 100 persen dari Kualitas Harian alias Daily Value (DV) untuk sebagian besar vitamin serta mineral dalam suplemen itu.Beberapa nutrisi, semacam kalsium serta magnesium jarang disertakan pada 100 persen, sebab pilakan terlalu besar untuk ditelan.

Carilah ekstra
Multivitamin modern terdapat dalam beberapa formula yang berfungsi untuk menolong orang-orang dengan keperluan gizi tertentu alias keadaan. Beberapa yang lebih terkenal hadir dengan alias tanpa besi, alias sebagai formula yang setidaknya mengandung dua pertiga nutrisi yang direkomendasikan tunjangan diet. Multivitamin lain bisa dijadikan sebagai nutrisi tambahan semacam antioksidan alias formulasi khusus untuk kondisi tertentu, semacam vitaminprenatal.

Rumus untuk pria, wanita, serta kelompok usia
Pilih multivitamin yang dirancang untuk usia serta tipe kelamin Kamu jadi nutrisi cocok untuk Anda.

Jangan berlebihan
Hindari multivitamin yang melebihi 100 persen dari kualitas harian yang direkomendasikan, sebab suplemen tidak hanya nutrisi dalam makanan, serta beberapa dalam dosis besar, bisa menjadi beracun.